Selengkapnya...
Ervan menambahkanmu sebagai kontak di Twoo dan ingin tersambung.
Selengkapnya...
Masakan Tradisional Jawa Tengah BUNTIL  Masakan_buntil Bahan 12 lembar daun talas/daun labu/daun pepaya/daun singkong/daun teratai muda Kuah: 500 ml : Santan kental 1 lembar : Daun salam 10 buah : Cabai rawit 2 cm : Jahe, memarkan 3 siung : Babang merah, haluskan 2 siung : Bawang putih, haluskan 1 cm : Kencur, haluskan 1 lembar : Daun salam 1 sdt : Gula pasir 1 sdt : Garam 2 sdt : Minyak goreng Isi, aduk rata: 200 gr : Kelapa muda, parut memanjang 1 sdm : Petai Cina 150 gr : Teri nasi 4 siung : Bawang merah, haluskan 3 siung : Bawang putih, haluskan 1 sdt : Garam Haluskan: 6 siung : Bawang merah 4 siung : Bawang putih 1 cm : Kencur 1 cm : Lengkuas 1 sdt : Jintan 1 sdt : Gula pasir/gula merah ½ sdm : Ketumbar sangrai - Cuci daun talas/labu/teratai, tiriskan dan angina-angin hingga layu.
- Isi: campur semua bahan isi dengan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan, aduk rata. Ambil dua lembar pembungkus, isi dengan 2 sdm bahan isi. Lipat/bungkus menyerupai buntil. Kukus hingga matang. Angkat, sisihkan. Lakukan hingga daun habis.
- Kuah: panaskan minyak, tumis bumbu hingga harum. Tuang santan, masak sambil diaduk hingga mengental.
- Penyajian: siapkan piring saji. Atur buntil di atas piring saji. sesaat sebelum disajikan, siram dengan kuah santan. Sajikan panas.
Porsi : untuk 6 orang Catatan : Pilih daun sesuai selera untuk membungkus. Untuk daun talas untuk membungkus buntil harus dilayukan terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa gatal.
Keterangan : Jika anda suka pedas, bahan kuah buntil bisa di tambah dengan 2 buah cabe merah yang dihaluskan, namun resep asli buntil kuahnya tidak menggunakan cabai.
diambil dari sini
Selengkapnya...
THE ULTIMATE of NASI UDUK | | posted on zaterdag, september 10, 2005 by sexy chef at 3:23 AM | < > banyak variasi nasi uduk, tapi standard nasi uduk di HP family harus ada asinan kolnya, sambel kacang, dan sambel terasi.. pelengkap lain lalap (pete - daun kemangi - ketimun), ayam goreng kemiri, sate ati ampela, empal gepuk, tahu, tempe. Kenapa asinan kol?, karena dulu banget saya pernah makan nasi uduk yang didaerah tanah abang *lupa deh tepatnya udah lama banget* dan saya terkesan dengan asinan kol yang disajikannya.. fyi, pete itu hanya untuk si bapak, soalnya tidak ada yang doyan.. diambil dari sini
Selengkapnya...
|