Saya menemukan cara eksklusif dan asyik untuk bertemu kenalan baru online: Twoo.com.

Baca email ini dalam: English, Nederlands, Javanese, Español, Français, dan 32 bahasa lain.

Kamu menerima email ini karena Ervan Afandi ingin tersambung dengan kandarism.gank@blogger.com di Twoo. Berhenti langganan.
Ervan Afandi menambahkanmu sebagai kontak di Twoo dan ingin tersambung.
Lihat profil dan fotonya
Aktivitas baru-baru ini
Ervan Afandi, 33 dari Malang mengambil Pesan dalam Botol

Apa pendapat kamu tentang binatang peliharaan?


Buka profil

Twoo adalah cara asyik beremu kenalan baru! Seperti terlihat di:
Twoo
Massive Media Match NV, Emile Braunplein 18, 9000 Ghent, Belgium BE0537240636. info-id@twoo.com
Selengkapnya...

Ervan menambahkanmu sebagai kontak di Twoo dan ingin tersambung.

Baca email ini dalam: English, Nederlands, Español, Français, العربية‏, dan 32 bahasa lain.
Kamu menerima email in karena ervan ingin tersambung dengan kandarism.gank@blogger.com di Twoo. Berhenti langganan.
Ervan ingin kenal kamu di Twoo.
Tersambung sekarang
Ervan
Malang
Universitas
Menikah
1 foto baru ›
Twoo adalah cara asyik beremu kenalan baru! Seperti terlihat di:
Twoo
Tidak ingin menerima email seperti ini di masa datang? Klik di sini.
Massive Media Match NV, Emile Braunplein 18, 9000 Ghent, Belgium BE0537240636. info-id@twoo.com
Selengkapnya...

Rabu, 28 Oktober 2009

B U N T I L

Masakan Tradisional Jawa Tengah

BUNTIL

Masakan_buntil

Masakan_buntil

Bahan
12 lembar daun talas/daun labu/daun pepaya/daun singkong/daun teratai muda

Kuah:
500 ml       : Santan kental
1 lembar    : Daun salam
10 buah     : Cabai rawit
2 cm           : Jahe, memarkan
3 siung       : Babang merah, haluskan
2 siung       : Bawang putih, haluskan
1 cm           : Kencur, haluskan
1 lembar     : Daun salam
1 sdt           : Gula pasir
1 sdt           : Garam
2 sdt           : Minyak goreng

Isi, aduk rata:
200 gr       : Kelapa muda, parut memanjang
1 sdm        : Petai Cina
150 gr       : Teri nasi
4 siung      : Bawang merah, haluskan
3 siung      : Bawang putih, haluskan
1 sdt          : Garam

Haluskan:
6 siung     : Bawang merah
4 siung     : Bawang putih
1 cm         : Kencur
1 cm         : Lengkuas
1 sdt        : Jintan
1 sdt        : Gula pasir/gula merah
½ sdm      : Ketumbar sangrai

Cara Membuat:

  1. Cuci daun talas/labu/teratai, tiriskan dan angina-angin hingga layu.
  2. Isi: campur semua bahan isi dengan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan, aduk rata. Ambil dua lembar pembungkus, isi dengan 2 sdm bahan isi. Lipat/bungkus menyerupai buntil. Kukus hingga matang. Angkat, sisihkan. Lakukan hingga daun habis.
  3. Kuah: panaskan minyak, tumis bumbu hingga harum. Tuang santan, masak sambil diaduk hingga mengental.
  4. Penyajian: siapkan piring saji. Atur buntil di atas piring saji. sesaat sebelum disajikan, siram dengan kuah santan. Sajikan panas.
Porsi : untuk 6 orang

Catatan :
    Pilih daun sesuai selera untuk membungkus. Untuk daun talas untuk membungkus buntil harus dilayukan terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa gatal.

Keterangan :
    Jika anda suka pedas, bahan kuah buntil bisa di tambah dengan 2 buah cabe merah yang dihaluskan, namun resep asli buntil kuahnya tidak menggunakan cabai.


    diambil dari sini
Selengkapnya...

Selasa, 27 Oktober 2009

Slide

Bagi teman-teman yang pengen lihat fotonya, silahkan klik link ini
Selengkapnya...

Senin, 26 Oktober 2009

narcisist

Kayaknya nulisnya salah, tapi pesannya nyampe.. moga...
Selengkapnya...

The Most wanted Job 2009
Selengkapnya...

Minggu, 25 Oktober 2009

The Ultimate of Nasi Uduk

THE ULTIMATE of NASI UDUK

   posted on zaterdag, september 10, 2005 by sexy chef at 3:23 AM

<nasiuduk>

banyak variasi nasi uduk, tapi standard nasi uduk di HP family harus ada asinan kolnya, sambel kacang, dan sambel terasi.. pelengkap lain lalap (pete - daun kemangi - ketimun), ayam goreng kemiri, sate ati ampela, empal gepuk, tahu, tempe. Kenapa asinan kol?, karena dulu banget saya pernah makan nasi uduk yang didaerah tanah abang *lupa deh tepatnya udah lama banget* dan saya terkesan dengan asinan kol yang disajikannya.. fyi, pete itu hanya untuk si bapak, soalnya tidak ada yang doyan..

diambil dari sini
Selengkapnya...